|
Kalyubi Kosasih : "JURUSITA MERUPAKAN UJUNG TOMBAK PELAYANAN PERADILAN"  Ketua PTA Bandung didampingi Ketua Panitia Bintek Administrasi Yustisial Jurusita/Jurusita Pengganti PA Se-Jawa Barat dalam Opening Ceremony Bandung | pta-bandung.net (17/06/08) Setelah beberapa kegiatan yang konsen pengimplementasian IT, kini PTA Bandung tengah membidik dan gelorakan spirit pembenahan serta peningkatan kemampuan teknis yustisial aparatur peradilan . Dari lima paket program yang memfokuskan pada pembinaan teknis yustisial bagi aparatur peradilan agama, yaitu kejurusitaan, kepaniteraan, panitera muda, panitera/sekretaris dan hakim. Paket program pembinaan teknis yustisial yang terstruktur, gradual dan saling sinergi dengan kepentingan mata-rantai penyelenggaraan proses peradilan yang benar, dalam rangka melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi Pengadilan sebagai institusi yang menerima, memeriksa, dan mengadili serta menyelesaikan perkara-perkara yang diajukan sesuai dengan kompetensi absolutnya --- Kegiatan Pembinaan Teknis Administrasi Yustisial Jurusita dan Jurusita Pengganti Pengadilan Agama Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Bandung sebagai pembuka dari lima paket kegiatan yang difokuskan pada peningkatan skil dan kualitas teknis yustisial aparatur peradilan.
Sebagaimana yang dipaparkan Dadang Sudrajat dalam Laporan Panitia, bahwa kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Endah Parahyangan dari tanggal 17 s/d 19 Juni 2008 ini, ditujukan dalam rangka "Meningkatkan kemampuan dan profesionalisme Juruita/Jurusita Pengganti Pengadilan Agama di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Bandung". Satu hal yang membedakan dari kegiatan ini dengan beberapa kegiatan lainnya di Bandung adalah dimana kegiatan ini diawali dengan upaya untuk mengetahui terlebih dahulu kapasita, kapabelitas, integritas dan skill peserta melalui sesi acara Pre-Test Psikologi yang diorientasikan pada nilai-nilai loyalitas, integritas dan leadership/skill, tegas Dadang Sudrajat.
Kegiatan yang memiliki nilai strategis dalam rangka penataan administrasi teknis yustisial dan administrasi peradilan terutama pada sisi peningkatan pelayanan hukum ini, dibuka secara resmi oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bandung (Kalyubi Kosasih). Dalam sambutannya KPTA Bandung merasa cukup berbahagia atas diselenggarakannya kegiatan ini karena kegiatan yang memiliki nilai strategis dan urgent dalam rangka penataan administrasi teknis yustisial dan administrasi peradilan terutama pada sisi peningkatan pelayanan hukum. dalam sambutannya KPTA Bandung menegaskan bahwa "Di-era keterbukaan/transparansi ini, pelayanan merupakan inti dari sebuah tujuan birokrasi modern, karenanya bagi Jurusita/Jurusita Pengganti sebagai ujung tombak Pelayanan Peradilan, harus melakukan-tugasnya dengan sungguh-sungguh dan benar memenuhi azas sah, patut dan resmi". Lebih jauh lagi Kalyubi menegaskan : "Jika aparatur peradilan tidak melakukan tupoksinya dengan sebaik-baiknya, maka itu sama dengan merugikan masyarakat pencari keadilan, dan itu berarti penyelenggaraan peradilan yang berorientasi pada pemberian pelayanan prima (service excellent) tidak tercapai".
 KPTA Bandung sedang menyematkan tanda peserta kepada perwakilan JS/JSP PA (Dang Agustaf - PA Cimahi dan Usmaniyah PA Karawang) Sejurus setelah memberikan sambutannya Kalyubi Kosasih, membuka acara ini dengan resmi dan menyematkan tanda peserta sebagai simbol dimulainya kegiatany ini. Kegiatan ini secara umum telah berjalan sesuai dengan rencana, hal tersebut tercitrakan dengan hadirnya seluruh peserta sebanyak 46 orang yang merepresntasikan tiap PA diutus 2 orang Juruita dan Juruista Pengganti. |